Lady Gaga : “Menyesal Terkenal”

Nama Lady Gaga memang dikenal sebagai salah satu selebriti paling berpengaruh di dunia. Selain dikenal sebagai penyanyi terkemuka, Gaga juga telah menunjukkan bahwa ia dapat tampil, yang telah mendapatkan beberapa penampilannya.

Namun di balik ketenaran ini, Gaga mengaku dengan heran bahwa dia berpikir untuk bunuh diri setiap hari. Belum lama ini pelantun “Stupid Love” itu mempunyai masalah kesehatan mentalnya.

Media Sosial

Lady Gaga mengatakan ketenaran membuatnya lelah dan membuka jalan bagi pikiran untuk bunuh diri. Ditambah lagi, bintang “A Star is Born” mengatakan dia benci menjadi terkenal. Faktanya, Gaga menjelaskan bahwa dirinya belum mendapatkan ketenangan batin melalui aktivitasnya di industri hiburan.

“Musuh terburuk saya adalah Lady Gaga,” jelasnya. “Saat saya berbelanja di toko dan seseorang mendatangi saya dan meletakkan telepon di depan wajah mereka untuk mengambil gambar, saya merasa sangat panik. Seluruh tubuhku sakit karena aku sangat takut.

Lady Gaga
Lady Gaga

“Saya merasa seperti sebuah objek, bukan sebagai seseorang,” lanjutnya. “Aku benci menjadi terkenal, aku benci menjadi bintang, aku merasa lelah.”

Lady Gaga sebenarnya menjadi lebih terbuka tentang kondisi kesehatan mentalnya. Pemenang Oscar ini mengungkapkan bahwa dia mulai membenci identitas bintang pop dan profil publiknya. Faktanya, piano yang mengiringi karirnya selama bertahun-tahun dibenci karena dia percaya bahwa semua ketenaran yang dia peroleh dimulai dengan piano. Fungsi Sosial Media

Pelantun “I’ll Never Love Again” itu mengira piano telah menghancurkan hidupnya dan menjadikannya Lady Gaga yang terkenal. Secara alami, dia menunjukkan bahwa musuh terburuknya adalah Lady Gaga.

Bukan tanpa alasan kebencian mulai menyebar, karena rasa aman dan privasi tidak bisa lagi terkandung pada orang-orang yang masih ingin tahu tentang kehidupan mereka. Menurutnya, tidak mudah baginya menderita masalah psikologis yang kian terjerat oleh ketenarannya.

Kondisi mental yang buruk tampaknya menjadi daftar panjang trauma masa lalu yang dialami Lady Gaga. Di usia 19 tahun, Gaga mengaku diperkosa. Karena itu, ia akhirnya menderita PSTD atau gangguan stres pascatrauma. Selain itu ia juga diketahui menderita fibromyalgia yang menyebabkan nyeri di sekujur tubuh.

Sebelumnya, dia mencoba menyakiti dirinya sendiri. Kemudian Lady Gaga biasanya berbicara pada dirinya sendiri seolah ingin memberi tahu orang lain tentang masalah batin yang dia hadapi.

Di tengah kondisi mentalnya tersebut, Gaga mengaku bahwa orang-orang di sekitarnya mulai memahami apa yang dialaminya. Mereka biasanya memberi tahu Gaga bahwa dia masih hebat dan dia akan selalu bersinar.

Kini, Gaga mengaku masih mengisyaratkan bahwa kondisinya membuat sosoknya lebih kuat. Selain itu, masih banyak sugesti positif lain yang kerap ia terapkan pada dirinya untuk membuatnya merasa lebih baik. Sosial Media Terpopuler

Peralatan dan Perlengkapan Rumah Tangga

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *