Uya Kuya Kesal Sebab Dituding Pura-Pura Idap Covid-19

Beberapa waktu lalu, Uya Kuya membagikan kabar tidak menyenangkan tentang kondisinya. Uya mengaku positif mengidap Covid-19 bersama istrinya, Astrid Kuya dan anak keduanya, Nino. Maka Uya memutuskan untuk fokus pada pengobatan dan mengambil jeda sejenak dari acara TV dan channel YouTube-nya.

Media Sosial

Usai menjalani perawatan, Uya Kuya akhirnya dinyatakan sembuh dari virus corona. Uya pun merasa senang karena akhirnya bisa bersatu kembali dengan keluarganya.

Uya Kuya
Uya Kuya

Namun kebahagiaan Uya tidak bertahan lama. Pasalnya, informasi yang tidak benar tersebut disebarkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Kabarnya Uya diyakini telah meninggal. Selain itu, Uya Kuya juga didakwa melakukan suap dengan berpura-pura positif mengidap virus Covid-19. Hal tersebut diungkap langsung oleh Uya dan istrinya di channel YouTube mereka. Fungsi Sosial Media

“Jelas bahwa lingkungan mereka telah disuap dengan dalih COVID-19,” kata seorang pengguna internet. “Seperti pengurus pendidikan, ada juga seniman yang justru melakukan ini untuk pendidikan sehingga orang-orang pulang ke rumah untuk tutup mulut. Saya bilang covid itu hoax ya, covid itu nyata, tapi tetap balik enggak kita tahu yang sebenarnya, cuma teori wkwkkwwk ”, ujar petugas kebersihan lainnya.

Melihat tudingan tersebut, Uya Kuya terlihat jengkel. Dia kemudian mengklarifikasi masalah ini. Uya juga dengan tegas menyatakan bahwa dia punya cukup uang tanpa merusak pemerintahan.

“Maaf, uang saya banyak bos. Tidak sombong, dibayar pemerintah? Kenapa bapak-bapak begini enggak, sama sekali tidak,” ucap Uya Kuya.

Uya Kuya kemudian berasumsi bahwa komentar seperti itu akan memastikan pandemi ini tidak pernah berakhir. Di saat yang sama, Astrid lantas membeberkan berapa banyak uang yang ia keluarkan saat dinyatakan positif Covid-19. Sosial Media Terpopuler

“Itu komentar yang sangat bodoh. Artinya sekelompok orang yang masih menganggap Covid adalah teknik, tidak ada,” kata Uya. “Jadi itulah yang membuat kami khawatir tentang mengapa Covid berkembang, karena ada orang-orang seperti itu.”

“Karena itu perlu diketahui bahwa Covid-19 bukan hanya menjadi beban moral bagi keluarga kita, tapi juga beban finansial karena sangat mahal,” tutup Astrid. “Namun, bersahaja, kami pergi ke rumah sakit untuk memeriksa darah dan ketika kami mendapat obat antivirus, 7 juta rupee sudah habis sebelum masuk rumah sakit.”

Peralatan dan Perlengkapan Rumah Tangga

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *